Oleh-Oleh Paling Berharga (3-Selesai)

OLEH OLEH PLG BERHARGA 2 3 ed
Doc. pribadi

Ini dia akhir dari kita! Loh ngaco ini orang hehe.

Bismillah,

Ini merupakan setapak terakhir dari serangkaian yang sebelumnya pernah aku ceritakan. Mulai dari Kesan Pertama ke Unnes lalu Oleh-Oleh Paling Berharga hingga Oleh-Oleh Paling Berharga (2) dan sampai mimpiku merantau keluar negeri terwujud!! Aamiin 🙂
Emm oke-oke fokus Adi! Fokus! Baiklah.

Berawal dari sahurku pada pukul 3.30 pagi dengan menu sama dan ditempat yang sama beserta sama pula harganya, ciiee samaan terus yak. Aku melangkahkan kakiku dihari terakhir yaitu hari verifikasi lapor diri. Nah dari judulnya dari kemarin kok tidak sinkron ya dengan isinya? Ini dia cerita yang akan menjawab kenapa judulnya kayak gitu, biar rada-rada dramatis gitu hehe.

Dengan berbekal pengalaman kemarin aku datang bersama Etika lebih pagi agar mendapat antrian baris depan, dan yap aku dan Etika harus duduk lesehan di barisan belakang karena teman yang kemarin datang awal sekarang datang lebih awal lagi dari kemarin, memang nasibnya jadi barisan belakang. Tapi kalau prestasinya jangan yak hehe. Aku lupa tepatnya antrian baris berapa tapi yang pasti ini akan lama. Dan benar saja aku selesai mengikuti semua kegiatan hari ini pada pukul 3.00 sore. Walaupun acara kali ini lama tetapi tetap berkesan.

Verifikasi Lapor Diri

Hmm, apa yang mau diceritain ya dari sub-bab ini? Yah pokoknya ini serangkaian verifikasi berkas itu lah hehe. Serangkaian kegiatan ini lumayan lama, awalnya aku lumayan lega sudah melewati antrian didepan Auditorium dan masuk kedalam dan ternyata… didalam pun masih ada antrian lagi dan antri lagi dan antri lagi. Yes, antri everywhere. Lalu disalah satu sesinya ada sesi foto kartu tanda mahasiswa dan akhirnya aku ber-jas haha dan itulah penampilanku bersama jas kuning untuk pertama kali meski hanya untuk sesi foto KTM saja.

Lanjut Kegiatan Kemahasiswaan

Akhirnya selesai juga proses Verifikasinya. Sebelum keluar dari Auditorium, kami—para maba (sudah maba loh hehe) langsung disambut oleh mba-mba dan mas-mas berjas kuning yang kelihatannya bersemangat sekali. Yaps, itulah anak-anak BEM. Kami diberi arahan untuk menuju beberapa stan/pos untuk mengisi selembar kertas berkolom sebagai tanda kami telah selesai mengikuti tur singkat dunia mahasiswa ini. Ada beberapa kolom disini, pertama aku menuju BEM KM—Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Unnes setelah mendapat kenang-kenangan berupa selembaran, beberapa stiker dan pernak-pernik aku melanjutkan tur ke UKKI dan mendapat kenang-kenangan lagi asiikk hehe. Selain itu aku juga mengunjungi stan Pramuka dan BSC lalu menuju halaman luar Auditorium untuk melanjutkan petualangan pencari pernak-pernik. Aku lihat masih ada dua kolom yang belum terisi, yaitu kolom HIMA dan kolom ORDA. Oiya, dihari terakhir ini selain bersama Etika yang merupakan satu sekolah aku juga bersama Ridho Roma anak satu prodi denganku, sebelumnya aku juga bertemu dengan Edo lagi dan juga Giri tapi mereka sudah lebih dahulu selesai karena berangkat lebih awal.

Oleh-Oleh Paling Berharga

20160624_101213 ed1
Kartu Tanda Mahasiswa Unnes

Aku dan Ridho akhirnya sampai di stan Hima Ilkom dan bertemu dengan teman baru; Novi. Kami disambut beberapa kakak tingkat pengurus Hima Ilkom yang aku sudah lupa namanya. Setelah absen dan mendapat beberapa selembaran dan buku buletin, kami diberi sedikit wejangan oleh mereka tentang sekitar. Ditengah cerita mereka juga bertanya pada kami—aku, Ridho dan Novi tentang apa saja yang sudah kami peroleh, spontan aku menjawab dengan menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswaku yang aku taruh disaku baju. Jawabanku direspon hangat oleh mereka dengan menyebut itu adalah salah satu oleh-oleh paling Berharga pada serangkaian kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru ini.

Ada pula beberapa hal yang menarik disini yang mungkin akan aku ceritakan dilain waktu. Meski cerita ini sudah selesai namun selembaran kertas berkolom itu masih belum selesai terisi. Masih ada kolom ORDA atau Organisasi Daerah yang belum sempat aku isi karena menunggu hujan reda. Hujan mengguyur kawasan Unnes Sekaran selama beberapa menit. Setelah hujan reda kami pun melanjutkan tur untuk menuntaskan tugas dihari ini. Tidak berselang lama kami sampai pada ORDA masing-masing. Akhirnya aku bertemu dengan kakak-kakak IMAKEN Unnes—Ikatan Mahasiswa Kendal Unnes selain mba Nia kemarin. Dan akhirnya tugasku selesai hari ini dengan menyandang status Mahasiswa sebagai oleh-oleh untuk kedua orangtuaku. Meski ini hanya satu langah awal namun akhirnya aku paling tidak sudah memenuhi janjiku pada mereka untuk bisa mendapat pendidikan tinggi. Dan aku juga sudah berjanji pada diriku sendiri untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan mengenyam pendidikan ini, amanah ini.

Alhamdulilah, setelah pulang aku bisa memberi sedikit kabar gembira ini pada mereka. Semoga lewat jalan pendidikan ini aku bisa membahagiakan mereka, aamiin 🙂

Kendal, 21 Juni 2016. Mengingat-ingat kenangan pendaftaran 7, 8 dan 9.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s