Kepunyaan Pertama dan Alasan Kecintaan

20160623_085759 ed1.jpg
Novel 9 Summers 10 Autumns. Doc. pribadi

9 Summers 10 Autumns karya Iwan Setyawan, sebuah novel yang terinspirasi dari kisah nyata perjuangan hidup Pak Iwan. Seorang anak supir angkot dari kota Batu yang menjadi direktur di New York City. Terlepas dari cerita dalam novel tersebut, ini merupakan novel pertama yang ku punya, novel yang begitu menginspirasi.

20160623_085349 ed
Doc. pribadi

Aku mencintai (membaca) novel sejak kelas XII kemarin, masih sangat baru dan aku pun baru membaca tujuh novel, diantaranya: Titian Nabi, Bumi Cinta, Sang Pencerah, Negeri 5 Menara, Ranah 3 Warna, Perjalanan Menuju Langit dan yang terakhir adalah novel pertama karya Pak Iwan ini. Sebelum mencintai novel dulunya aku juga sebenarnya sudah mencintai yang namanya buku, meski masih enggan menbaca isinya namun merupakan sebuah kesegaran bagiku untuk bertemu dengan tumpukan buku yang berjajar (agak aneh ya). Sedangkan buku non-pelajaran yang pertama kali aku baca adalah buku QL—Quantum Learning, sebuah buku yang membuka diriku pada perjalanan menuju kecintaan belajar (coba baca buku itu, recommended banget deh) Setelah membaca buku itu pada pertengahan kelas XI aku akhirnya mulai benar-benar tulus mencintai dunia belajar. Namun seiring dengan banyaknya kegiatan disekolah pada masa kelas XI (ehem aktivis dulu loh hehe) akhirnya berselang beberapa bulan setelah membaca buku pertama itu, aku justru seolah “putus” dengan apa yang aku sebut sebagai pasangan setia; buku.

Setelah benar-benar vakum dari kegiatan sekolah pada akhir semester II kelas XII aku merasakan perlu untuk kembali “jadian” dengan buku, terlepas dari memang wajibnya siswa senior untuk menelan banyak buku paket bermacam mapel. Namun tentu ada titik jenuh pada masa itu, begitu pula denganku, aku kembali lagi mengingat how to enjoy dalam belajar yang dulu pernah aku baca di buku QL. Aku ingat harus mengetahui karakterku dalam belajar and then I found it, aku harus menikmati apa yang aku pelajari. Namun aku masih dibuat pusing ketika bertemu dengan mapel yang diwajibkan untuk membaca buku-buku tebal (kecuali Kimia, I don’t know but I love this subject). Aku berkontemplasi dan berkesimpulan bahwa dasarnya adalah harus mencintai membaca!. Tidak terbayang sama sekali akhirnya aku berkaca mata dan mencintai membaca sebagai anak kutu buku ingusan seperti saat ini. Aku dahulu memulai dengan membaca kisah-kisah inspiratif dari banyak akademisi yang sukses. Dan salah satunya adalah ini;

Setelah itu aku mencoba untuk membuka buku-buku tebal itu namun akhirnya aku menyerah karena meski aku paksakan aku sama sekali tidak menemukan setitik pun kenikmatan dari membaca. Setelah itu aku mendapat beberapa masukan baik itu dari Guru, kakak senior, kekasih bahkan adek kelas untuk membaca novel. What? Are you serious? That thick books? It is a joke! (hmm tapi kayaknya aku tidak selebai itu deh saat itu hehe) Tapi awalnya memang agak ganjil menurutku, aku yang tidak suka membaca bahkan buku LKS yang hanya berisi tidak lebih dari lima puluh lembar pun justru disuruh membaca novel yang isinya beeuuuhhhh berapa lembar? Ratusan!. Namun karena banyak tertimoni yang meyakinkan akhirnya aku mencoba membaca satu novel milik kakakku yang ia tinggal dirumah; novel Titian Nabi. Dan aku terkejut, aku bahkan menikmati setiap lembar dalam novel tersebut. Setelah selesai membaca novel itu aku mencoba untuk menikmati membaca buku pelajaran secara bertahap dan dengan tidak memaksakan diri. Dan akhrinya aku menjadi seperti sekarang ini, I love reading a book very love and much much more haha.

Kendal, 1 Juli 2016. Alasan kenapa ada kartu Perpustakaan Daerah di dompetku

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s