Aku Pulang

Bismillah

Sore ini aku pulang dengan perasaan hati yang sedang tidak nyaman, entah apa yang menyebabkan itu, aku tidak begitu paham. Belakangan memang hatiku sedikit gundah, memang banyak perubahan dalam hidupku, sebenarnya perubahan yang wajar tetapi memang membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Pertama, ini adalah semester baru, I think it wasn’t a problem. Lalu, sekarang aku sudah pindah dari Asrama, berada dilingkungan yang baru, ya sedikit menyumbang perubahan dalam hidupku. Hmm dan yang lainnya.

Baik, kembali ke topik. Saat aku menulis cerita ini, aku sedang berada dikamarku dengan aroma yang belakangan begitu aku rindukan, ditemani dengan suara kipas angin yang memecah kesunyian. Sekarang pukul 00.09, aku baru saja pulang dari SMA ku dulu, Karena ada kegiatan PMR dan kebetulan aku diundang, memang sedikit sayang seangkatanku, bawahnya, dan angkatan atas hanya aku yang datang. Ditambah dengan Mas Rafi (Salah satu Pembina PMR) sedang berada di Padang, hmm sebenarnya kangen dan ingin bertemu dengan beliau.

Suasana malam ini begitu melankolis, begitupun dengan tulisan ini, sebenarnya aku sudah membuat alur tulisan ini, hanya saja suasana ini begitu menghanyutkanku ke segala penjuru.

Aku ingin bercerita tentang keluargaku di PMR, keluarga yang begitu berkesan bagiku. Malam ini pula aku sempatkan datang ke PAB di sekolah, memang aku hanya sebentar disana tetapi seluruh ingatanku bercerita panjang malam ini.

Aku begitu merasakan keluarga yang dalam disini, entah mengapa aku belum bisa merasakan suasana itu dikampusku. Belakangan aku merindukan rumah dan sekolahku lebih sering dari yang biasanya yang sudah aku lalui disemester I dan II. Aku merindukan setiap jengkal beserta kenangan yang terjadi. Aku ingat lomba yang pertama kali aku ikuti semasa SMA yaitu JUMBARA PMR, suasana malam, hangatnya tenda, nyanyian dengan gitar dan cerita-cerita kecil yang begitu hangat membawaku dan memenuhi hatiku.

Aku tidak tau mengapa aku belum bisa merasakan hal yang sama dikampusku. Aku dulu sering tidak mengiyakan pernyataan guru-guruku yang bilang bahwa nanti aku akan merindukan masa-masa SMA, sekarang aku merasakannya, selama dua semester aku belum pernah serindu ini dengan sekolahku, kamarku dirumah, masakan ibuku, dan setiap jengkal cerita masa laluku disini. Aku tau aku sedang sedih, paling tidak masih ada tempat bagiku untuk kembali merasakan rumah.

Terima kasih, engkau membuatku merasa kembali.

Alhamdulillah.

Kendal, 10 September 2017

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s